RADARSUMEDANG.id, KOTA — Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima kunjungan kerja Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H. di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa (30/6/2026).
Kepala Staf Presiden Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman mengapresiasi berbagai kemajuan yang telah dicapai Kabupaten Sumedang di bawah kepemimpinan Bupati H. Dony Ahmad Munir.
Menurutnya, Sumedang kini menunjukkan perubahan yang sangat signifikan dibandingkan beberapa tahun lalu.
“Sumedang dulu dikenal hanya dengan tahunya. Namun setelah dipimpin Pak Dony, saya melihat banyak perubahan dan kemajuan di berbagai bidang. Ini patut diapresiasi,” ujarnya.
Dudung menuturkan, dirinya melihat Kabupaten Sumedang memiliki kesiapan yang baik dalam mendukung berbagai program prioritas nasional, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Sekolah Rakyat.

“Saya yakin dengan sistem pemerintahan yang dibangun seperti ini, berbagai program nasional akan berkembang dengan baik di Kabupaten Sumedang. Saya berharap ke depan Sumedang akan semakin maju dan menjadi contoh bagi daerah lain,” katanya.
Sementara itu, Bupati Dony menjelaskan Kabupaten Sumedang terus mengembangkan diri sebagai pusat ilmu pengetahuan melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan.
Menurut Bupati, Command Center menjadi pusat kendali berbasis big data yang menyediakan informasi secara cepat dan akurat sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan.
“Command Center ini merupakan pusat big data Kabupaten Sumedang. Dari sinilah berbagai data dihimpun dan dianalisis sehingga menjadi dasar dalam mengambil kebijakan yang tepat dan cepat,” jelasnya.
Dony menambahkan, keberhasilan transformasi digital di Kabupaten Sumedang dibangun melalui dua kebijakan, yaitu reformasi birokrasi dan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
“Kami memiliki dua kebijakan, yaitu reformasi birokrasi dan SPBE. Tujuannya adalah mempermudah sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat sehingga pelayanan publik menjadi lebih efektif, efisien, dan transparan,” pungkasnya.(cwp)







