Enam Siswa SMAIT Insan Sejahtera Lolos Ajang Riset Nasional, Bootcamp Riset B-BRAVE BRIN  

oleh
Ilustrasi AI enam siswa SMAIT Insan Sejahtera Sumedang yang lolos Tahap Acquisition B-BRAVE BRIN IRIFair 2026. (AI Generated/Radar Sumedang)

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Islam Terpadu (SMAIT) Insan Sejahtera Sumedang. Sebanyak enam siswa berhasil lolos Tahap Acquisition B-BRAVE (BRIN Bootcamp for Research Ability and Visionary Exploration) dalam ajang Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2026, sebuah kompetisi riset nasional yang menjadi wadah pengembangan inovasi dan penelitian bagi pelajar Indonesia.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti semakin kuatnya budaya riset dan inovasi yang terus dikembangkan SMAIT Insan Sejahtera dalam mencetak generasi yang unggul, kreatif, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Adapun enam siswa yang dinyatakan lolos terdiri atas dua tim pada bidang Teknologi dan Rekayasa serta satu tim pada bidang Sosial, yakni:

Bidang Teknologi dan Rekayasa

  • Rakha Atha Raditya (XI.1)
  • Kai Dzikri Syafaat (XI.2)

Bidang Teknologi dan Rekayasa

  • Fabian Ramadhitya Khadiva (XI.1)
  • Irsyad Ikramuddin Wafi (XI.1)

Bidang Sosial

  • Kamila Bahiira Alrashid (XI.2)
  • Lutfia Aprilianingrum Suparmo (XI.1)

Kepala SMAIT Insan Sejahtera Sumedang, Hamidan, S.Si., Gr, mengungkapkan rasa syukur atas capaian enam siswanya yang berhasil menembus salah satu tahapan penting dalam kompetisi riset nasional tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas keberhasilan enam siswa yang lolos Tahap Acquisition B-BRAVE BRIN dalam IRIFair 2026. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para siswa, guru pembimbing, serta dukungan penuh dari seluruh civitas sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa siswa SMAIT Insan Sejahtera tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, melakukan penelitian, serta menghasilkan inovasi yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat.

“Kami terus membangun budaya ilmiah di lingkungan sekolah agar siswa terbiasa melakukan riset sejak dini. Harapannya mereka mampu menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” katanya.

Ia menjelaskan, lolosnya para siswa ke Tahap Acquisition bukan berarti kompetisi telah selesai. Justru mereka akan memasuki fase pembinaan intensif yang menjadi bekal sebelum melaju ke tahapan berikutnya.

“Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu sebanyak mungkin dari para peneliti BRIN. Semoga mereka mampu melangkah hingga babak final dan mengharumkan nama sekolah, Kabupaten Sumedang, bahkan Jawa Barat,” tambahnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera, Hj. Yani Citraeni, SE., M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat belajar hingga mampu meraih prestasi pada ajang riset tingkat nasional.

Menurutnya, capaian tersebut sejalan dengan komitmen Yayasan Mitra Insan Sejahtera dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, kemampuan berpikir ilmiah, dan jiwa inovatif peserta didik.

“Kami bangga atas prestasi yang diraih anak-anak kami. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berinovasi, dan menghasilkan karya yang memberi manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Yani menegaskan yayasan akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program riset, inovasi, dan kompetisi akademik agar semakin banyak siswa yang mampu berprestasi di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

“Prestasi lahir dari keberanian untuk belajar, mencoba, dan tidak mudah menyerah. Semoga semangat itu terus tumbuh di lingkungan SMAIT Insan Sejahtera sehingga semakin banyak lahir peneliti muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” katanya.

Tahap Acquisition B-BRAVE merupakan bagian dari program B-BRAVE (BRIN Bootcamp for Research Ability and Visionary Exploration) yang diselenggarakan dalam rangkaian Indonesia Research and Innovation Fair (IRIFair) 2026.

B-BRAVE merupakan program bootcamp riset yang dirancang oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengembangkan kemampuan penelitian siswa SMA/sederajat melalui pendampingan langsung para peneliti profesional.

Dalam kegiatan tersebut, siswa akan dibimbing untuk mengeksplorasi dan mempertajam ide penelitian, memperkuat metodologi riset, menyusun proposal ilmiah yang lebih komprehensif, hingga meningkatkan kualitas penelitian agar memenuhi standar kompetisi nasional.

Melalui proses pembimbingan tersebut, gagasan riset yang semula masih berupa konsep awal akan disempurnakan dari sisi substansi ilmiah, metode penelitian, maupun manfaatnya sehingga memiliki kualitas yang lebih matang sebelum memasuki tahapan penilaian berikutnya.(rik)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.