RADARSUMEDANG.id, BANDUNG – Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Jawa Barat menggelar Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penguatan Konsep Meaningful Physical Education Berbasis Deep Learning: Meningkatkan Kompetensi Guru PJOK Melalui Pendekatan Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning”, Senin (29/6/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting tersebut diikuti guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), dosen, mahasiswa, serta praktisi olahraga dari berbagai daerah di Indonesia.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan FPOK UPI, Dr. H. Dian Budiana, M.Pd., mengatakan seminar ini bertujuan memperkuat pemahaman para pendidik mengenai implementasi pembelajaran mendalam (Deep Learning) dalam mata pelajaran PJOK.
Menurutnya, melalui pendekatan Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning, para peserta diajak merancang pengalaman belajar yang tidak hanya meningkatkan kemampuan gerak peserta didik, tetapi juga membangun kesadaran, kebermaknaan, dan kegembiraan dalam proses pembelajaran.
“Melalui pendekatan Deep Learning, pembelajaran PJOK diarahkan agar peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, serta mampu mengembangkan kompetensi secara utuh, baik aspek fisik, kognitif, maupun afektif,” ujar Dian.

Ia menegaskan, pembelajaran PJOK perlu mengalami transformasi agar mampu menjawab tantangan pendidikan abad ke-21. Guru, kata dia, tidak hanya berperan mengajarkan keterampilan fisik, tetapi juga harus mampu menciptakan pengalaman belajar yang berdampak positif terhadap perkembangan karakter, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kesejahteraan peserta didik.
Seminar tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Dekan FPOK UPI Prof. Dr. Komarudin, M.Pd., Dr. H. Dian Budiana, M.Pd., Eva Sri Gumilang, M.Pd., dari FPOK UPI, serta Ketua IGORNAS Jawa Barat Agus, M.Pd.
Keempat narasumber membahas berbagai strategi implementasi Meaningful Physical Education yang selaras dengan kebijakan pembelajaran mendalam di lingkungan pendidikan Indonesia.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi diskusi. Berbagai pertanyaan terkait penerapan konsep Deep Learning dalam pembelajaran PJOK di sekolah menjadi pembahasan yang semakin memperkaya wawasan peserta.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, FPOK UPI dan IGORNAS Jawa Barat berharap para guru PJOK semakin siap mengembangkan pembelajaran yang inovatif, berpusat pada peserta didik, serta mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan.
Seminar ini juga menjadi wadah berbagi praktik baik dan hasil riset terkini guna mendukung peningkatan mutu pendidikan jasmani di Indonesia.
Selain mendapatkan penguatan kompetensi profesional, peserta seminar juga memperoleh e-sertifikat, materi seminar, serta berbagai referensi ilmiah mengenai penerapan Meaningful Physical Education berbasis Deep Learning dalam pembelajaran PJOK.(rik)





