RADARSUMEDANG.id, KOTA – Pengurus Daerah Persatuan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Sumedang menyerukan kepada seluruh guru Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kabupaten Sumedang untuk ikut berpartisipasi menyemarakkan Hari Lahir (Harlah) PGM Indonesia ke-18 yang akan diperingati pada Kamis, 23 Juli 2026 mendatang.
Ketua Umum PGM Indonesia Kabupaten Sumedang, H. Budi Arista Hidayat, S.Pd.I., M.Si., mengatakan peringatan Harlah ke-18 menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas seluruh guru madrasah di Kabupaten Sumedang.
“Harlah PGM Indonesia bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat pengabdian, serta mempererat soliditas di antara guru madrasah. Karena itu kami mengajak seluruh keluarga besar PGM Indonesia, khususnya guru RA, MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Sumedang untuk hadir dan berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Kegiatan tasyakuran Harlah PGM Indonesia ke-18 akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Sekretariat Pengurus Daerah PGM Indonesia Kabupaten Sumedang, Jalan Kutamaya Nomor 25, Islamic Center Kota Kulon, Sumedang. Undangan tersebut ditujukan kepada seluruh Pengurus Daerah, Pengurus Cabang PGM Indonesia se-Kabupaten Sumedang, serta Kepala RA, MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Sumedang.
Sementara itu, Sekretaris Umum PGM Indonesia Kabupaten Sumedang, H. Budiman, S.Pd., MM., berharap seluruh pengurus cabang dan keluarga besar madrasah dapat bersama-sama menyukseskan peringatan Harlah sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penguatan organisasi profesi guru madrasah.
“Melalui momentum Harlah ke-18 ini kami ingin semakin mempererat persaudaraan antaranggota PGM Indonesia. Semangat kebersamaan ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi guru madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun generasi yang berakhlak mulia,” katanya.
Dalam surat undangan juga disampaikan beberapa ketentuan pelaksanaan kegiatan. Setiap peserta diminta mengenakan batik PGM. Selain itu, berdasarkan hasil rapat koordinasi Pengurus Cabang PGM Indonesia se-Kabupaten Sumedang, setiap pengurus cabang diminta menyediakan konsumsi bagi anggotanya masing-masing, sedangkan setiap jenjang RA, MI, MTs, dan MA diharapkan berkontribusi membawa satu nasi tumpeng untuk konsumsi tamu di panggung.
Melalui peringatan Harlah ke-18 ini, PGM Indonesia Kabupaten Sumedang berharap semangat kebersamaan, profesionalisme, dan dedikasi para guru madrasah terus terjaga sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan madrasah di Kabupaten Sumedang.(rik)






