Bekali Pelajar Kemampuan Jurnalistik, Cegah Kenakalan Remaja di Era Digital

oleh
Suasana Seminar Literasi, Pelatihan Jurnalistik dan Sadar Hukum Cegah Kenakalan Remaja, di Aula Lantai 2 SD IT Al-Fajr Sarongge, Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin (10/8).

RADARSUMEDANG.id, PAMULIHAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Posko 45–46 menggelar Seminar Literasi, Pelatihan Jurnalistik dan Sadar Hukum Cegah Kenakalan Remaja, di Aula Lantai 2 SD IT Al-Fajr Sarongge, Lembaga Pendidikan Pesantren Persatuan Islam (PPI) Sarongge, Desa Pamulihan, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Senin (10/8).

Kegiatan diikuti sekitar 150 peserta. Mereka berasal dari MA Persis 40 Sarongge, MTs Persis 40 Sarongge, dan MTs Negeri 6 Sumedang.

Ketua Kelompok KKN Posko 45–46, Asep Rifki Maulana Malik, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, sekaligus kesadaran peserta didik dalam menghadapi perkembangan teknologi dan arus informasi digital.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Kami tidak ingin kegiatan KKN hanya berhenti pada penyampaian teori, tetapi peserta juga diberikan ruang untuk belajar dan mempraktikkan langsung apa yang mereka dapatkan,” ujar Asep.

Menurut dia, materi yang diberikan mencakup penguatan minat baca dan budaya literasi, enam literasi dasar, literasi digital, hingga kemampuan menyaring informasi untuk mencegah penyebaran hoaks.

Peserta juga mendapatkan pembekalan dasar jurnalistik, mulai dari teknik wawancara hingga penulisan berita. Khusus siswa kelas XII MA, kegiatan dilengkapi dengan pembekalan penyusunan proposal sederhana sebagai persiapan menghadapi sidang proposal.

Tak kalah penting, materi sadar hukum memberikan pemahaman kepada peserta mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja, dampaknya, serta pentingnya kesadaran dan kepatuhan terhadap hukum dalam kehidupan sehari-hari.

Kasi Pemerintahan Desa Pamulihan Bubun yang mewakili Kepala Desa Pamulihan mengapresiasi kegiatan yang digagas mahasiswa KKN UNINUS tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut relevan dengan kebutuhan pendidikan generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial.

“Kegiatan ini relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital. Kami bangga kepada mahasiswa KKN karena menghadirkan seminar ini untuk remaja yang bergelut langsung dengan digitalisasi,” katanya.

Bubun menilai kemampuan literasi, kecakapan bermedia, serta pemahaman hukum merupakan bekal penting bagi generasi muda agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak sekaligus terhindar dari berbagai dampak negatifnya.

Apresiasi serupa disampaikan Mudir Am PPI Sarongge H. Muhamad Shogir Ia menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa KKN UNINUS yang telah memilih lembaga pendidikan PPI Sarongge sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

“Terima kasih dan apresiasi untuk kegiatan ini. Di era digitalisasi, literasi sangat penting, apalagi terkait sadar hukum atau taat hukum di era digital. Terima kasih mahasiswa KKN atas kesempatan dan kepercayaan mengadakan kegiatan di lembaga kami,” ujarnya.

Kegiatan tidak berhenti pada pemaparan materi. Peserta juga diajak mempraktikkan langsung pembuatan tulisan jurnalistik setelah mendapatkan materi dasar jurnalistik dan penulisan berita.

Dalam praktik tersebut, peserta diarahkan mengolah informasi menjadi sebuah tulisan. Metode ini diharapkan membuat peserta lebih memahami proses dasar menghasilkan karya jurnalistik sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

Melalui seminar tersebut, mahasiswa KKN UNINUS Posko 45–46 berharap para pelajar tidak hanya menjadi pengguna informasi di era digital. Lebih dari itu, mereka diharapkan mampu membaca secara kritis, menulis secara bertanggung jawab, memahami hukum, serta memanfaatkan media digital secara positif dan produktif. (tha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.