RADARSUMEDANG.id, SUKASARI – Kebakaran melanda kebun bambu seluas sekitar 280 meter persegi di Dusun Margalaksana, Desa Sukarapih, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Senin (10/8) sore.
Kobaran api yang dipicu vegetasi kering tersebut sempat mengancam area peternakan ayam di sekitar lokasi.
Beruntung, api berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran sebelum merembet ke bangunan peternakan maupun permukiman warga. Proses pemadaman berlangsung kurang dari satu jam dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali menyala.
Kepala Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Wilayah Tanjungsari, Dayat Mulyana, mengatakan laporan kebakaran diterima dari warga bernama Imam, 48, yang mendatangi Pos Damkar Tanjungsari sekitar pukul 15.10 WIB.
“Pelapor mendatangi pos kami karena khawatir kobaran api merambat ke peternakan ayam di dekat lokasi kejadian. Oleh karena itu, regu piket langsung meluncur ke lokasi,” ujar Dayat dalam laporan resminya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu Piket 1 Pos Damkar Tanjungsari bergerak menuju lokasi pada pukul 15.16 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dengan strategi mengepung titik api sekaligus memutus jalur rambatan.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur. Personel Damkarmat bekerja sama dengan jajaran Polsek Sukasari, Satpol PP Kecamatan Sukasari, serta masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area yang berada di sekitar kebun bambu.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dipadamkan seluruhnya sekitar pukul 16.03 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak terdapat bara api yang masih berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Dari hasil asesmen awal di lokasi, kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan. Api kemudian membakar vegetasi kering dan merambat ke area kebun bambu.
Meski menghanguskan sekitar 280 meter persegi lahan, respons cepat petugas bersama unsur terkait berhasil mencegah api menjalar ke peternakan ayam dan permukiman warga. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut. (tha)





