Laskar NKRI Siap Bergerak Menyikapi Permasalahan di Sumedang

oleh
oleh
FOR RADARSUMEDANG.ID LASKAR NKRI: Ratusan anggota DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Sumedang mengadakan pertemuan pada Jumat malam, 4 September 2026

RADARSUMEDANG.ID – Ratusan anggota DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Sumedang mengadakan pertemuan pada Jumat malam, 4 September 2026. Pertemuan dilangsungkan di Sekretariat DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Sumedang, Desa Haurkuning, Kecamatan Paseh.

 

Mereka membahas terkait permasalahan krusial yang sedang terjadi di Kabupaten Sumedang saat ini. Dalam acara itu juga dikuatkan dengan pembacaan Ikrar-Janji Prasetya Laskar LSM NKRI dan penyerahan 10 SK DPC Laskar NKRI kecamatan yang diserahkan Ketua DPD LSM Laskar NKRI Kabupaten Sumedang, Yudi T Sunarja.

 

Pihaknya melaporkan, dari 26 kecamatan se-Kabupaten Sumedang, saat ini sudah terbentuk 22 DPC Laskar NKRI dan telah mengantongi SK kepengurusan. Hasil pertemuan dimaksud juga sebagai bentuk laporannya terhadap Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, H. ME. Suparno.

 

“Di DPD LSM Laskar NKRI di Kabupaten Sumedang dalam rangka perapihan secara administrasi, pembentukan DPC-DPC yang Alhamdulillah sudah 22 DPC atau 22 kecamatan dari 26 kecamatan se-Kabupaten Sumedang sudah ter-SK-kan,” ungkapnya.

 

Usai acara, Yudi menegaskan, permasalahan krusial yang sedang terjadi di Sumedang saat ini terkait dugaan penganiayaan, pelecehan seksual juga penyekapan yang diduga dilakukan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila kepada seorang terduga korban yang merupakan Sekpri. “Hal ini juga erat kaitannya. Kami memohon ijin, memohon restu Ketua Umum DPP LSM Laskar NKRI, Bapak H. ME. Suparno, bahwa DPD Laskar NKRI Kabupaten Sumedang akan bergerak secara total menyikapi situasi dan kondisi pemerintahan di Kabupaten Sumedang,” tandasnya.

 

Sebagai warga masyarakat Kabupaten Sumedang yang tergabung di dalam wadah Laskar NKRI tentunya perlu untuk melakukan gerakan aksi. Sehingga penanganan-penanganan terkait permasalahan yang ada di Kabupaten Sumedang sekarang bisa dengan jelas dan transparan dilakukan oleh pihak-pihak yang berwenang.

 

Dia menilai, masyarakat Sumedang tidak mau dimainkan dengan kata-kata bahwa orang Sumedang bageur. “Hari ini kami Laskar NKRI orang Sumedang bakal hudang, karena melihat apa yang terjadi hari ini sangat erat kaitannya dengan moral dengan akhlak. Bagaimana kalau hal itu memang terindikasi terjadi, ya ada di oknum pejabat yang mempunyai moral seperti itu. Kemudian penanganannya hari ini kita lihat begitu banyak apa tingkah cerita yang dikeluarkan,” pungkas Yudi.

 

Pihaknya juga menyayangkan bilamana hal tersebut dilakukan oleh masyarakat kecil, tentunya hari itu juga sudah ditangkap dan ditetapkan tersangka. “Tetapi hari ini kita lihat DPRD menunggu. Hari ini kami akan bergerak. Tetapi tentunya atas ijin, atas restu dari pimpinan tertinggi,” pungkasnya.

 

Gerakan dimaksud rencananya akan mendatangi kantor IPP untuk mempertanyakan hal tersebut. “Kemudian ke Polres Sumedang dan lanjut ke DPRD Kabupaten Sumedang. Kami bergerak murni atas dasar dari rasa kami sebagai warga masyarakat Sumedang,” ujarnya.

 

Dia menambahkan, Laskar NKRI tidak akan diam. “Kami akan bergerak siap dengan segala resiko,” tegasnya.

 

Pihaknya turut mengapresiasi dan merasa sangat terenyuh melihat para mahasiswa yang dengan gagah berani telah melakukan tindakan-tindakan agar hal itu menjadi perhatian dan perhitungan. “Semoga niat kami ini selalu ada dalam ridho dan  lindungan Allah SWT,” tutupnya. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.