RADARSUMEDANG.id — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumedang diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem, menjaga kedisiplinan kerja, serta berperan aktif menggerakkan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
Pesan tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Dikdik Syeh Rizki, saat memimpin arahan dalam Apel Pagi Lingkup Setda di Lapangan Upacara Setda, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (26/10/2026).
Apel pagi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati, para kepala bagian, serta ASN di lingkungan Setda Kabupaten Sumedang.
Dalam arahannya, Dikdik mengajak seluruh ASN untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca, terutama menghadapi potensi hujan dengan intensitas tinggi setelah periode kemarau panjang.
Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan saluran air dan menggalakkan operasi bersih (opsih) secara rutin di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, ASN tidak hanya bertugas menjalankan fungsi pemerintahan, tetapi juga harus menjadi penggerak masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk mengajak kepala desa, ketua RW, dan ketua RT untuk bersama-sama melakukan pencegahan risiko bencana.
“Sebagai ASN, kita harus menjadi penggerak di wilayah masing-masing. Ajak masyarakat untuk rutin melaksanakan operasi bersih. Jangan sampai saluran air dipenuhi sampah sehingga tidak mampu menampung air ketika hujan deras,” ujarnya.
Dikdik juga mengingatkan dampak buruk kebiasaan membuang sampah ke selokan dan keberadaan bangunan liar yang mempersempit saluran air. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat meningkatkan risiko luapan air dan bencana banjir ketika hujan deras terjadi.

Ia meminta ASN tidak bersikap pasif atau hanya menunggu instruksi dari aparat kewilayahan. Sebaliknya, ASN diharapkan mengambil inisiatif dan memberikan contoh nyata dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Selain kewaspadaan terhadap cuaca, Dikdik menekankan pentingnya menjaga kesehatan melalui pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Ia meminta seluruh ASN di lingkungan Setda mengikuti pemeriksaan kesehatan yang dijadwalkan pada hari tersebut. Para kepala bagian juga diminta memastikan seluruh stafnya berpartisipasi.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini sekaligus mendukung produktivitas pegawai dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Dalam kesempatan itu, Dikdik turut mengingatkan pentingnya pemutakhiran data perlindungan sosial (perlinsos). ASN diminta tidak hanya memperhatikan pendataan di lingkungan masyarakat, tetapi juga memastikan anggota keluarga yang memenuhi kriteria turut terdata sesuai ketentuan.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan cakupan perlindungan sosial di Kabupaten Sumedang. Ia juga mengajak seluruh ASN membantu menyosialisasikan pentingnya pendataan kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Dikdik selanjutnya menyoroti kedisiplinan ASN dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Ia meminta seluruh pegawai Setda menjaga komitmen terhadap jam kerja, meningkatkan tanggung jawab, serta menghindari pelanggaran disiplin.
Menurutnya, Setda merupakan bagian penting dari penyelenggaraan pemerintahan daerah sehingga kedisiplinan pegawainya diharapkan dapat menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran dan energi melalui kebiasaan sederhana di tempat kerja, seperti mematikan komputer, lampu, dan peralatan elektronik lainnya setelah selesai digunakan.
Selain itu, Kepala Bagian Umum diminta memperhatikan kondisi bangunan kantor, terutama potensi kebocoran yang kerap terjadi ketika musim hujan, agar segera ditangani dan tidak mengganggu aktivitas kerja.
Pada akhir arahannya, Dikdik mengingatkan ASN agar menjauhi praktik judi online yang dapat berdampak buruk terhadap kondisi keuangan, kehidupan keluarga, dan kedisiplinan kerja.
Ia berharap seluruh ASN Setda dapat memperkuat kekompakan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kesehatan, serta menjalankan tugas secara disiplin dan bertanggung jawab.
“Setda harus menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya. Karena itu, mari kita tingkatkan kedisiplinan, kepedulian, dan semangat bersama dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya.(cwp)





