RADARSUMEDANG.ID – Meski digelar secara Hybrid (Luring dan Daring) karena Covid-19, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Padjadjaran (Unpad) di Kelompok Wanita Tani (KWT) Sawargi di Desa Darmawangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang dilaksanakan pada bulan September – Oktober 2022 dan berjalan sangat menarik.
Tim Unpad yang diketuai oleh Prof. Dr. Yosini Deliana,Ir., MS melakukan pembahasan secara virtual tentang pemberian edukasi Green Packaging pada KWT Sawargi dalam mengemas produk sabun mangga menjadi produk yang ramah lingkungan.
“Pemerintah Indonesia sudah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2018. Juga Peraturan Daerah Bandung No. 17 tahun 2018 tentang pengurangan penggunaan kantong plastik. Sejumlah strategi sudah dilakukan akan tetapi sampai saat ini pelaksanaanya belum berjalan dengan optimal, untuk itu perlu kiranya edukasi terhadap KWT penggunaan green packaging,” ucap Prof. Dr. Yosini Deliana,Ir kepada RADARSUMEDANG.ID pada Minggu (11/12).
Ia menambahkan, salah satu bentuk kepedulian masalah ini, pihaknya melakukan PKM di KWT Sawargi yang sudah ada rintisan pembuatan sabun mangga akan tetapi kemasannya masih belum ramah lingkungan.
“Respon dari Ibu-ibu KWT sangat senang sekali dengan adanya pelatihan ini, mereka sangat antusias saat Kami (Tim Unpad) memberikan pelatihan berupa edukasi dan ibu-ibu juga mencoba memahami dan menerapkannya di produk sabun mangga,” tambahnya.
Ia berharap, dengan adanya kegiatan PKM yang diadakan oleh Tim PKM Unpad, KWT Sawargi di Desa Darmawangi dapat memahami dan menerapkan penggunaan green packaging di produk sabun mangga dengan baik sehingga produk sabun mangga dapat bernilai inovatif serta ramah lingkungan.
“Disisi lain juga semoga dapat memberikan citra yang baik terhadap desa dan Desa Darmawangi dapat terekanl dengan berbagai produk yang intovatif dan ramah lingkungan dari komoditas unggulan desa,” tandasnya. (tha)





