RADARSUMEDANG.id, JATINANGOR – Karang Taruna Kecamatan Jatinangor menggelar temu karya dengan agenda pemilihan Ketua Forum Karang Taruna Kecamatan pada Jum’at (15/09) lalu.
Ketua Pelaksana Temu Karya, Helmi Fauzi mengatakan, latar belakang kegiatan lantaran munculnya keresahan para pemuda yang ada di Jatinangor.
Keresahan itu terkait karena sudah beberapa tahun tidak ada kepengurusan forum karang taruna tingkat kecamatan Jatinangor.
“Sebenarnya ini sudah sempat dibicarakan satu tahun yang lalu oleh para pemuda, namun baru terealisasi karena ada surat edaran dari Dinas Sosial (Dinsos) Sumedang Kepada pihak Kecamatan. Dalam surat yang diterbitkan pada tanggal 11 September Nomor B/926/SO.03.01.07/IX/2023 tentang Permohonan Data Forum Komunikasi Karang Taruna dan harus sudah menerima keputusan selambatnya pada hari Senin 18 September 2023,” ujarnya.
Ia menambahkan, surat dari Dinsos tersebut langsung ditanggapi oleh pihak kecamatan melalui edaran surat nomor B/636/TU.04/IX/2023 kepada Kepala Desa se-Kecamatan untuk persiapan temu karya.
Oleh karenanya, kata ia, kegiatan temu karya ini dipercepat dan dilaksanakan dihadiri pengurus Forum Karang Taruna Kabupaten Sumedang, Forkopimcam Jatinangor, para peserta sidang delegasi dari Karang taruna Desa se- kecamatan Jatinangor.
“Ada dua orang yang mencalonkan menjadi ketua. Gugun Ginanjar rekomendasi dari Desa Hegarmanah dan Aditya Raharja rekomendasi dari Desa Sayang. Alur sidang pemilihan cukup ramai, namun alhamdulillah kondusif berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, ada 13 orang yang mempunyai hak pilih, terdiri dari 12 Karang Taruna Desa yang ada di kecamatan Jatinangor ditambah 1 dari kepengurusan Lama Forum Karang Taruna kecamatan Jatinangor.
“Gugun Ginanjar berhasil memperoleh 9 suara dan Aditya memperoleh sisanya yakni 4 suara,” katanya.
Sementara itu, Ketua terpilih Gugun Ginanjar mengucapkan terimakasih untuk seluruh Ketua Karang Taruna yang sudah mempercayai untuk memegang amanah.
“Saya ucapkan terimakasih, tanpa ada dukungan Karang Taruna Desa saya tidak akan memperoleh suara terbanyak, yang saya tahu, pemilihan FKT ini tidak ada mekanismenya. Tahunya secara tiba-tiba ada ketua, tidak ada musyawarah sehingga itu hanya ada ketua saja tidak ada anggotanya,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Jatinangor Herry Dewantara mengajak kepada kepengurusan Forum Karang Taruna terpilih untuk bersama-sama mensuport dan menjalankan program pemerintah khususnya program-program sosial yang ada di daerahnya masing-masing supaya lebih produktif dan efektif.
“Insyaalloh Kecamatan Jatinangor akan semakin maju, berkembang lebih baik lagi. Pemuda-pemudinya akan menjadi SDM yang mumpuni dalam segala aspek untuk menjadi penerus kedepannya,” tandasnya. (tha)





