RADARSUMEDANG.ID – Dalam upaya mendukung kelancaran Acara Panen Raya dan Launching Program Ketahanan Pangan Yayasan Persada Akmil 92 Bersama Kasad TNI AD yang berlangsung di Desa Cihaur, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka pada Selasa, 5 Agustus 2024 lalu, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Majalengka siagakan peralatan serta personil.
Peresmian tersebut dilakukan Asisten Intelijen (Asintel) Kasad Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, yang merupakan bentuk kepedulian TNI AD dalam mendukung ketersediaan pangan dan air untuk masyarakat. Dampak El Nino yang juga melanda Indonesia, mengakibatkan beberapa wilayah di Indonesia mengalami kekeringan.
Sehingga menyebabkan gagal panen juga defisit air bersih, hal tersebut yang menjadi concern program Ketahanan Pangan Yayasan Persada Akmil 92 Bersama Kasad TNI AD ini. Sesuai rencana dalam program Ketahanan Pangan Yayasan Persada Akmil 92 Bersama Kasad TNI AD, Drajad Brima menyebutkan bahwa di Majalengka telah dilakukan penanaman jenis tanaman pangan seluas 60 hektar dari total 300 hektar.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumedang, Eko Hadi Pranoto dalam keterangannya menyampaikan dukungan PLN pada acara tersebut. “Penyediaan tenaga listrik kami pada acara ini, adalah salah satu bentuk dukungan PLN untuk mendorong kemandirian serta ketahanan pangan di Kabupaten Majalengka khususnya. Sebelumnya juga kami sudah berkolaborasi bersama Pemda Majalengka untuk membantu penyaluran listrik bagi para petani juga pelaku usaha agrikultur,” terang Eko.
Dari Bandung, Susiana Mutia, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat menuturkan, PLN berkomitmen hadir untuk mendukung kemajuan pembangunan di segala bidang. “Terutama pada bidang pertanian, PLN juga telah memperkenalkan program Electrifying Agriculture dimana petani maupun pelaku usaha agrikultur dapat memanfaatkan listrik untuk meningkatkan produktivitasnya. Tentu saja ini menunjukkan, bahwa PLN ingin bersama–sama dengan multi stakeholder untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan serta peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Susi. (tri)







