RADARSUMEDANG.id, TANJUNGSARI —Legenda Persib Bandung dari berbagai generasi bakal berkumpul di kediaman Manajer Persib, H. Umuh Muchtar, di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, pada Minggu (12/10). Dalam momen penuh kehangatan itu, para mantan pemain Maung Bandung akan diajak memancing bersama oleh sosok yang akrab disapa Bos Persib tersebut.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi biasa. Umuh ingin mengenang kembali perjalanan panjangnya bersama tim kebanggaan warga Jawa Barat itu.
“Dengan semua mantan pemain punya kenangan indah. Mereka tahu betul, saya mencintai Persib karena hobi, bukan karena apa-apa,” ujar Umuh.
Ia menambahkan, kecintaannya terhadap Persib kerap dibuktikan dengan pengorbanan pribadi.
“Dulu saya bisa jual tanah seperti jual kacang goreng, asal Persib menang, pasti saya kasih bonus,” kenangnya.
Kenangan itu masih melekat hingga kini. Nama-nama besar seperti pelatih legendaris Indra Thohir, Djadjang Nurdjaman, Yudi Guntara, hingga Asep Sumantri disebut Umuh sebagai sosok yang memiliki tempat istimewa di hatinya.
“Indra Thohir dan Jajang Nurdjaman bakal hadir. Nanti mereka mancing sampai pukul 12.00, setelah itu istirahat dan makan bersama. Sesudahnya, masyarakat juga boleh ikut mancing,” ungkapnya.
Menariknya, kegiatan mancing bareng ini tidak hanya untuk legenda Persib, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum. Antusiasme warga pun selalu tinggi setiap kali acara digelar.
“Setiap diadakan mancing, peminatnya selalu membeludak. Banyak yang datang dari berbagai daerah. Makanya kolam ikan saya perbesar supaya bisa menampung lebih banyak pemancing,” jelas Umuh, yang juga ayah dari Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan.
Untuk kegiatan kali ini, Umuh menyiapkan sekitar 500 kilogram ikan dan meminta agar kolam disterilkan sementara waktu.
“Saya akan siapkan 500 kg ikan. Mulai sekarang kolam harus steril, jangan dulu ada warga yang mancing. Soalnya setiap hari selalu saja ada yang datang,” katanya sambil tersenyum.
Menurut Umuh, kegiatan mancing bersama ini bukan hanya ajang nostalgia dengan para legenda Persib, tapi juga bentuk kebersamaan dan rasa syukur.
“Mancing ini bagian dari silaturahmi dan cara saya membahagiakan masyarakat,” pungkasnya. (tha)







