AMS Sumedang Siap Jadi Agen Penyeimbang Modernisasi dan Budaya, Bupati Dony: Jangan Tercabut dari Akar Sunda

oleh
Ketua AMS Distrik Sumedang, Rully Krisna Peryoga saat merayakan HUT ke-59 AMS Distrik Sumedang di Lingkungan Tegalkalong, Sumedang Utara, Senin (10/11/2025).

RADARSUMEDANG.id, SUMEDANG UTARA – Ketua Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Sumedang, Rully Krisna Peryoga, menyatakan bahwa AMS siap menjadi agen penyeimbang bagi pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai budaya dan pembangunan masyarakat Sumedang.

Dalam momentum HUT ke-59 AMS Distrik Sumedang yang digelar di Lingkungan Tegalkalong, Senin (10/11/2025), Rully menyampaikan harapannya agar AMS mampu menjadi organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat dengan meneladani ajaran Rasulullah SAW.

“Sebagaimana sabda Nabi, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. AMS pun harus menjadi organisasi yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya kepada Radar Sumedang.

Rully menuturkan, AMS lahir dari semangat para nonoman Sunda lintas latar belakang—dari aktivis hingga tokoh budaya seperti Acil Bimbo—yang melahirkan kolaborasi antara gerakan sosial dan budaya Jawa Barat.

“Spirit itulah yang kami jaga hingga sekarang. Seperti pesan dewan pembina kami, Pak Bupati Dony, AMS harus menjadi agen penyeimbang,” katanya.

Lebih lanjut, Rully menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi yang dapat memudarkan akar budaya lokal.

“Maka kami di AMS jangan sampai melupakan budaya asal, yaitu Sunda. Di AMS ada wangsit Siliwangi, Trisula Siliwangi (salat, silat, Siliwangi), catur watak, kujang (kukuh kana jangji), dan prinsip silih wawangi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, AMS Distrik Sumedang juga menyerahkan SK Forum Silaturahmi Pini Sepuh AMS, sebagai upaya mempererat hubungan antaranggota lintas generasi.

“Setelah kami data, masih ada sekitar 92 pini sepuh yang dulu aktif di AMS. Mudah-mudahan kehadiran mereka menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berjuang dan mengabdi kepada masyarakat,” terang Rully.

Meski tetap mendukung kebijakan pemerintah daerah, Rully menegaskan AMS akan mengawal setiap kebijakan agar tetap berpihak kepada masyarakat.

“Selama kebijakan itu baik untuk masyarakat, kami dukung. Tapi bila ada hal yang dianggap menyimpang dari prinsip AMS atau merugikan masyarakat Sumedang, AMS akan berada di garda terdepan untuk mengingatkan pemerintah,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST, MM, meminta AMS untuk terus menjadi agen penyeimbang (agent of balance) antara derasnya arus modernisasi dan pelestarian akar budaya Sunda.

“Saya minta AMS fokus menjadi agen penyeimbang. Di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang semakin kuat, budaya jangan sampai tercabut dari akarnya,” ujar Dony.

Menurutnya, AMS lahir di tanah Sunda dan membawa semangat Siliwangi yang penuh nilai keberanian, kehormatan, dan kejujuran.

“AMS bukan organisasi nostalgia, tapi organisasi masa depan. AMS harus menyiapkan diri untuk terus menjadi benteng moral dan penjaga peradaban bangsa,” katanya.

Dony menambahkan, momen Hari Pahlawan menjadi pengingat akan perjuangan dan pengabdian panjang yang telah ditorehkan AMS selama puluhan tahun.

“Selamat ulang tahun AMS ke-59. Teruslah menjadi garda terdepan dan agen penyeimbang dengan semangat Siliwangi,” pungkasnya.(jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.