P2WKSS Desa Cibeureum Wetan Wakili Kabupaten Sumedang Lomba ke Tingkat Provinsi Jabar

oleh
oleh
FOR RADARSUMEDANG.ID ACARA: Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang, Susi Gantini (kedua dari kiri) saat menghadiri Acara Verifikasi Fasilitasi untuk mengadakan evaluasi P2WKSS di Desa Cibeureum Wetan pada Selasa, 25 November 2025

RADARSUMEDANG.ID – Desa Cibeureum Wetan, Kecamatan Cimalaka menjadi wakil Kabupaten Sumedang ke tingkat Provinsi Jabar dalam mengikuti Lomba Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Acara Verifikasi Fasilitasi dilakukan Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang untuk mengadakan evaluasi P2WKSS di Desa Cibeureum Wetan pada Selasa, 25 November 2025.

 

Kepala Desa (Kades) Cibeureum Wetan, Yuyu Andayu menyebutkan, banyak hasil dirasakan dengan adanya program P2WKSS di wilayah administrasinya itu. “Yaitu dapat memberikan motivasi juga semangat kepada para ibu khususnya kepada KK binaan, umumnya kepada warga masyarakat Desa Cibeureum Wetan, agar lebih bisa mendekatkan kesejahteraan di keluarganya dan lebih menguatkan lagi kepada kekuatan di keluarganya,” jelas Kades.

 

Terkait persiapan lomba ke tingkat Provinsi Jabar, Yuyu mengatakan, untuk kegiatan verifikasi dari TP PKK Kabupaten Sumedang, sehingga apa yang menjadi kekurangan, sekarang lebih dipersiapkan lagi. “Akan diperbaiki sama SKPD juga bimbingan dari ibu Ketua PKK Kabupaten Sumedang untuk lebih lanjut ke tingkat provinsi,” ungkapnya.

 

Desa Cibeureum Wetan dalam program P2WKSS sudah menjadi terbaik di tingkat Kabupaten Sumedang. Pihaknya menargetkan akan memberikan yang terbaik dan apa adanya dalam lomba di tingkat Provinsi Jabar.

 

“Yang penting dari mulai ada keluarga belum sejahtera, sekarang menjadi sejahtera. Adapun lomba nanti hasilnya mendapatkan juara lima besar atau juara, itu hanya bonus,” ucap Kades.

 

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang, Susi Gantini dalam sambutan acara dimaksud mengatakan, seluruh capaian ini adalah bukti bahwa ketika perempuan diberdayakan, keluarga menjadi kuat dan desa-pun maju. Evaluasi harus dijadikan sebagai cermin kejujuran. “Mari kita petakan kembali setiap indikator yang akan dinilai,” ajak Susi.

 

Pastikan seluruh data administrasi, mulai dari dasawisma hingga laporan program terpadu telah tersusun rapi dan valid. Pastikan pula setiap infrastruktur yang dibangun berfungsi optimal dan dapat diakses oleh masyarakat.

 

“Dan yang terpenting, pastikan bahwa outcomes atau dampak nyata dari program ini telah dirasakan dan menjadi kebiasaan yang melekat dengan baik oleh masyarakat. Kita harus tunjukkan bahwa P2WKSS di Sumedang adalah program yang berkelanjutan, bukan sekadar proyek musiman,” pungkasnya. (tri)

No More Posts Available.

No more pages to load.