RADARSUMEDANG.id, BANDUNG — Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah (DPTW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat menggelar rapat pleno di Kantor DPTW PKS Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Sabtu (24/1). Rapat pleno tersebut membahas finalisasi Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026 sekaligus menjadi momentum konsolidasi internal menyongsong agenda politik dan pelayanan publik ke depan
Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat, H. Ridwan Solichin, SIP, MSi, menegaskan bahwa pleno DPTW merupakan forum strategis untuk memastikan arah kebijakan dan program kerja partai berjalan seirama dengan visi besar perjuangan PKS di Jawa Barat.
Menurut Ridwan, soliditas antarbidang dan keselarasan antara struktur wilayah hingga akar rumput menjadi kunci agar program kerja yang telah dirumuskan tidak hanya berhenti pada dokumen, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pleno ini bukan sekadar forum administratif, tetapi ruang strategis untuk menyatukan pandangan, memperkuat konsolidasi, dan memastikan seluruh elemen struktur bergerak dalam satu irama perjuangan,” ujar Kang Rinso, sapaannya belum lama ini.
Kang Rinso menambahkan, MPW mendorong agar setiap bidang di kepengurusan DPTW mampu menerjemahkan RKAT 2026 menjadi kerja nyata yang terukur, adaptif terhadap tantangan zaman, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat Jawa Barat.
“Dengan konsolidasi yang kuat dan komunikasi yang sehat antarbidang, insyaallah program partai akan berjalan lebih efektif dan berdampak luas,” tambahnya.
Rapat pleno tersebut juga menjadi landasan dilaksanakannya kick off program kerja PKS Jawa Barat Tahun 2026. Ketua DPW PKS Jawa Barat, H Iwan Suryawan, S.Sos menyebut kick off ini penting untuk menyatukan langkah dan memastikan seluruh bidang bekerja secara tertib dan terkoordinasi .
“Hari ini kita melaksanakan kick off program kerja DPW PKS Jawa Barat Tahun 2026 untuk menyatukan gerak langkah yang tertib dan terkoordinasi antarbidang,” kata Abah Iwan, sapaannya.
Ia menjelaskan, sinergi tidak hanya dibangun di tingkat wilayah, tetapi juga diperkuat hingga struktur DPD, DPC, dan DPRa. Hal tersebut dilakukan untuk menyukseskan program prioritas DPP PKS, seperti K2P2, kaderisasi, dan pelayanan publik yang kemudian diturunkan ke dalam delapan program unggulan
Selain penguatan struktur, Abah Iwan juga menekankan pentingnya perhatian khusus kepada generasi muda. Menurutnya, kalangan muda memiliki peran strategis sebagai penerus kepemimpinan dan kelompok pemilih dominan dalam kontestasi politik ke depan
“Kita libatkan mereka dalam berbagai kepanitiaan, baik Rakerwil maupun kegiatan Ramadan. Kita juga dorong program-program yang lebih kekinian agar anak muda merasa dekat dan memiliki ruang partisipasi,” ujarnya.
Melalui rapat pleno DPTW ini, PKS Jawa Barat berharap seluruh struktur dan kader dapat semakin solid, adaptif, dan siap menjalankan program kerja 2026 secara optimal, dengan semangat kebersamaan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Barat.(Rik/net)







