TPQ Insan Sejahtera Teguhkan Komitmen Pendidikan Qur’ani Lewat Khotmil Qur’an IX

oleh

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Komitmen mencetak generasi Qur’ani terus ditunjukkan TPQ Insan Sejahtera Sumedang dengan menggelar Tasyakur Khotmil Qur’an Metode Qiroati angkatan ke-IX. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026, bertempat di Gedung Nusantara, Jalan Prabu Gajah Agung No. 120, Sumedang, dan diikuti sebanyak 136 siswa-siswi dari SDIT dan SMPIT Insan Sejahtera.

Acara tasyakur ini dihadiri orang tua dan wali santri, para guru serta kepala sekolah, tim Qiroati Koordinator Cabang Majalengka, pengurus TPQ Insan Sejahtera, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, hingga Camat Sumedang Selatan.

Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera, Hj. Yani Citraeni, SE, M.Pd., bersama pengasuh TPQ Insan Sejahtera, H. Harwanto, Ak., MM., CA., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang berjalan lancar dan khidmat. Menurutnya, tasyakur khotmil Qur’an merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT setelah para santri menuntaskan pembelajaran Al-Qur’an dengan metode Qiroati.

“Khotmil Qur’an ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Selain sebagai wujud syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana penyampaian laporan hasil pembelajaran Al-Qur’an kepada wali santri dan para undangan,” ujar Umi Yani, sapaannya.

Umi Yani juga menyampaikan pesan kepada para santri agar terus menjaga semangat dalam menghafal Al-Qur’an dan senantiasa merawat hafalan yang telah diraih. Ia menegaskan bahwa keutamaan besar telah Allah SWT siapkan bagi para penghafal Al-Qur’an yang istiqamah.

Tak hanya kepada santri, pesan khusus juga disampaikan kepada para orang tua. Umi Yani menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendampingi anak-anak agar tetap meningkatkan kualitas bacaan dan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an. “Anak-anak harus terus dibiasakan belajar kapan pun dan di mana pun. Kunci keberhasilan adalah kemauan untuk terus belajar,” tegasnya.

Prosesi tasyakur berlangsung penuh kekhidmatan sejak awal acara. Kegiatan diawali dengan kirab santri, wali santri, pengurus yayasan, dan tenaga pendidik menuju Gedung Nusantara yang diiringi lantunan shalawat. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an yang disimak dengan penuh perhatian oleh seluruh hadirin.

Para santri kemudian memperagakan pembelajaran gharib, dengan menjelaskan hukum bacaan pada ayat-ayat yang dibacakan secara rinci, lengkap dengan penyebutan surah dan juz. Usai khataman, kegiatan dilanjutkan dengan imtihan atau uji publik, di mana para wali santri dan tamu undangan diberikan kesempatan untuk menguji langsung kemampuan membaca Al-Qur’an para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, para santri berhasil menunjukkan kompetensi membaca Al-Qur’an sesuai metode Qiroati, meliputi aspek tartil, fashohah, tajwid, gharib, hingga hafalan doa-doa. Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera, H. Harwanto, menyampaikan bahwa wisuda khotmil Qur’an menjadi tahapan penting sebelum santri melanjutkan ke jenjang program tahfidz.

“Alhamdulillah hadza min fadhli rabbi, pelaksanaan tasyakur khotmil Qur’an ke-IX berjalan khidmat dan penuh makna. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” ungkap H. Harwanto seraya mengapresiasi kerja keras para guru, ustaz-ustazah, dan panitia.

Suasana haru pun terasa menjelang akhir acara. Rasa bangga dan bahagia terpancar dari para orang tua yang menyaksikan kemampuan anak-anak mereka dalam menguasai bacaan Al-Qur’an di usia yang masih belia. Acara ditutup dengan sesi sungkeman yang berlangsung penuh kehangatan dan mengundang air mata haru dari para hadirin. (rik)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.