Berkah Ramadan, PKL Padati Jalan RA Wangsa Ghofarana Kota Subang

oleh
PKL padati jalan RA Jalan Raya RA Wangsa Ghofarana Karanganyar Subang.

RADARSUMEDANG.id, SUBANG-Jelang buka puasa, pusat kuliner dan oleh-oleh pedagang kaki loma (PK5) di Jalan Raya RA Wangsa Ghofarana Karanganyar Subang ramai dikunjungi pembeli, Kamis (5/3)

Mereka memilih jalan tersebut karena letaknya tidak jauh dari Masjid Agung Subang dan Alun-alun Subang, di mana lokasi itu merupakan tempat biasa para PKL berjualan selama bulan Ramadan.

Dari pantauan, para pengunjung datang dengan sepeda motor dan mobil pada sore hari .Banyaknya pengunjung membuat jalur di pusat Kota Subang ini kadang terjadi kemacetan. Kondisi ini tidak seperti hari hari biasa.

“Mungkin karena bulan Ramadan ya, setiap sore pengunjungnya selalu reme. Pedagangnya juga tambah banyak,” kata seorang tukang parkir saat ditemui wartawan, Kamis (5/3/2026)

Kawasan kuliner di Kota Subang ini tak hanya di satu tempat. Selain Jalan RA
Wangsa Ghofarana Karanganyar, Jalan Otto Iskadar juga di Jalan Panjaitan. Jalanan tersebut berada di satu kawasan dan saling berhubungan di Kota Subang. Kawasan kuliner PK5 ini pada hari-hari biasa mulai buka pukul 15.00 waktu setempat.

Ada banyak menu makanan. Mulai dari jajanan. Seperti gorengan dan lain lain. Juga buah buahan, minuman, kolek, es biah hingga berbagai masakan. Ada nasi pecel, lalapan ikan laut dan tawar sate Madura, nasi uduk dan lainnya.

Keberadaan PKL Ramadan di pusat Kota Subang ni tidak hanya menjadi tempat berburu takjil, tetapi juga wadah pemberdayaan pelaku UMKM lokal.

Banyak pedagang yang mengaku mengalami peningkatan pendapatan selama bulan Ramadan karena tingginya minat masyarakat untuk membeli makanan berbuka puasa.

Salah satunya pedagang gorengan bernama Wandi (34) . Ia berharap setiap tahunnya bisa berjualan di Jalan Raya Ottista. Ia juga mengajak seluruh pedagang dan pengunjung, bersama sama menjaga ketertiban, kebersihan, dan suasana kebersamaan agar Ramadan semakin meriah dan berkah.

Ia mengaku dagangannya laris manis sejak hari pertama Ramadan. Ia menjual berbagai jenis gorengan dan lontong sayur yang selalu diminati pembeli.

“Alhamdulillah, sampai hari ini baru buka sudah banyak yang beli. Biasanya semakin mendekati magrib makin ramai. Bulan puas memang berkah bagi saya dan keluarga,” ujarnya .(Anr)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.