Sumedang Masih Kekurangan Dokter, Pemprov Jabar Tempatkan Dokter Desa di Tiga Wilayah

oleh
Infografis Generate AI

BERITA SINGKAT

  • Kabupaten Sumedang masih mengalami kekurangan tenaga dokter untuk melayani masyarakat di desa.
  • Pemprov Jawa Barat menempatkan satu tenaga Dokter Desa untuk membantu pelayanan kesehatan di wilayah pedesaan.
  • Program Dokter Desa difokuskan di Puskesmas Pembantu (Pustu) yang belum memiliki dokter.
  • Tiga desa menjadi lokasi program, yakni Desa Kadu, Desa Jingkang, dan Desa Cibugel.
  • Dinas Kesehatan Sumedang berharap ada tambahan dokter untuk memperluas cakupan pelayanan kesehatan desa.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Kabupaten Sumedang masih menghadapi kekurangan tenaga dokter untuk memberikan pelayanan kesehatan di sejumlah desa. Untuk membantu mengatasi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menurunkan satu tenaga Dokter Desa yang akan ditempatkan di beberapa Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kabupaten Sumedang.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, Tatang Cuyaman, mengatakan program Dokter Desa bertujuan menghadirkan tenaga dokter di wilayah pedesaan guna memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, dokter yang ditugaskan dalam program tersebut ditempatkan di Puskesmas Pembantu yang selama ini belum memiliki tenaga dokter.

“Adapun tiga desa yang menjadi lokasi program Dokter Desa ini adalah Desa Kadu Kecamatan Jatigede, Desa Jingkang Kecamatan Tanjungmedar, dan Desa Cibugel,” kata Tatang kepada sejumlah awak media, Selasa (2/6/2026).

Tatang menjelaskan, keberadaan tenaga dokter di desa sangat membantu masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke fasilitas kesehatan yang lebih besar.

“Apalagi memang saat ini di daerah tersebut belum ada tenaga medis dokter,” ujarnya.

Ia menambahkan, program Dokter Desa yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut telah berjalan selama dua tahun. Program ini dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih terbatas akses pelayanan kesehatannya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat menambah jumlah dokter yang ditempatkan di Sumedang sehingga lebih banyak desa yang memperoleh layanan kesehatan dari tenaga dokter secara langsung.

“Tentunya kami berharap akan ada lagi tambahan dokter yang ditempatkan di Sumedang lewat program Dokter Desa yang digulirkan Pemprov Jawa Barat tersebut,” jelas Tatang.

Program Dokter Desa diharapkan menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pemerataan layanan kesehatan sekaligus memperkuat akses masyarakat desa terhadap pelayanan medis yang berkualitas.

(jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.