MDTU Syababul Quran Gelar Pelepasan Santri Kelas 6 dan Wisuda Tahfidz

oleh
oleh
FOR RADARSUMEDANG.ID ACARA: Pelepasan Santri Kelas 6 dan Wisuda Tahfidz di MDTU Syababul Quran pada Senin, 29 Juni 2026

RADARSUMEDANG.ID – Suasana gembira bercampur haru mewarnai acara Pelepasan Santri Kelas 6 dan Wisuda Tahfidz di MDTU Syababul Quran pada Senin, 29 Juni 2026. Acara tersebut berlangsung di Lembaga MDTU Syababul Quran, berlokasi di Jalan 11 April, Tegalkalong, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

 

Di antara rangkaian acara dimaksud yaitu prakata santri kelas 6 dan pembacaan ikrar wisudawan, sungkeman orangtua, uji publik berupa sambung ayat perlevel anak serta penyampaian kesan dan pesan perwakilan orangtua wisudawan. Kemudian, juga ada tampilan hadroh di awal acara, hiburan islami berupa membaca surah An-Nas hingga Al-Kafirun atau murojaah dan drama pendek bahasa Arab, nasyid dan musikalisasi puisi.

 

Selain itu rangkaian acara pemberian penghargaan di bidang tahfidz, sikap perilaku dan akademik. Saat itu diumumkan juara umum tahfid dan akademik telah menghafal satu seperempat juz ditambah satu surat Al-Quran atas nama Nurfitriani Rachmadani.

 

Kegiatan dihadiri jajaran Yayasan Prabha Ilmi Sumedang, ketua RW 09, Kelurahan Kotakaler dan unsur lainnya. Kepala MDTU Syababul Quran, Mas Tesa Ulfa Hidayah mengatakan, jumlah wisudawan siswa kelas 6 sebanyak 5 orang.

 

Maksud dan tujuan kegiatan memberikan penghargaan atas prestasi siswa. “Kegiatan ini baru gelaran pertama kali di MDTU Syababul Quran,” sebut Tesa.

 

Seluruh orangtua murid turut diundang merasa bangga dan sebagai cambuk serta penyemangat dengan digelarnya kegiatan dimaksud. Saat ini tercatat sebanyak 33 murid belajar di MDTU Syababul Quran.

 

“Harapannya sebagai syi’ar untuk memotivasi anak, menjaga hafalan dan menambah hafalan sehingga mempunyai target yang harus dicapai, minimal setengah halaman sehari,” ungkapnya. Selain itu menjadi ahlul quran yang betul-betul menjaga bacaan di dalam salat serta mendapat dukungan orangtua.

 

Tesa menambahkan, ilmu yang dipelajari selama di lembaga yang dipimpinnya diharapkan dapat menjadi bekal hidup di dunia dan akhirat. “Semoga bisa lebih istiqomah, lembaga semakin solid, sasarengan memberikan hafalan dan bersinergi kuat bersama orangtua,” ungkapnya. (tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.