RADARSUMEDANG.ID – Kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar kembali dibuktikan Paguyuban Pengusaha Tambang Sumedang (PPTS). Kali ini PPTS menggelar acara Cek Kesehatan Gratis sekaligus membagikan sekitar 100 paket bantuan sembako bagi keluarga kurang mampu.
Cek Kesehatan Gratis ditujukan kepada warga sekitar lingkungan tambang di Dusun Cileuksa, Desa Legok Kaler, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang pada Senin, 31 Agustus 2026. Dalam kegiatan itu, para pengusaha tambang menggandeng tenaga medis untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pendataan perlindungan sosial.
Sementara itu, membagikan sekitar 100 paket bantuan sembako bagi keluarga kurang mampu di dua desa, yakni Desa Paseh Kaler dan Desa Legok Kaler di Kecamatan Paseh. Kegiatan dimaksud disambut baik Camat Paseh, Nuryadin.
Dia menyebut, kepedulian para pengusaha tambang terhadap warga sekitar patut didorong dan dilanjutkan secara rutin, tidak hanya saat momen perayaan kemerdekaan saja. “Kegiatan ini luar biasa. Kami dorong kepedulian para pengusaha terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Semoga tidak hanya saat Agustusan saja, melainkan program yang berkelanjutan,” harap camat.
Lebih lanjut dia menegaskan, seluruh kegiatan pertambangan pasir di wilayah Kecamatan Paseh wajib berjalan sesuai aturan yang berlaku, mulai dari kedalaman, luas lahan, hingga kewajiban reklamasi pascatambang. Namun demikian, camat memastikan seluruh usaha tambang pasir yang beroperasi di wilayahnya saat ini tengah memiliki izin resmi.
Dimintai tanggapannya, Ketua PPTS Nanang Koswara menjelaskan, program ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau dana CSR yang sudah masuk dalam anggaran Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) masing-masing pengusaha. Sebelumnya, bantuan diberikan secara terpisah di tiap perusahaan.
“Kini digabung lewat paguyuban agar lebih teratur, terarah, dan tepat sasaran,” ucapnya. Wilayah cakupan PPTS meliputi Kecamatan Paseh dan Kecamatan Cimalaka.
Nanang menuturkan, program pemberdayaan masyarakat ini nantinya tak hanya di bidang kesehatan dan sosial, melainkan juga akan dikembangkan ke sektor pendidikan serta keagamaan. Kegiatan utamanya ditujukan bagi warga yang tinggal di lingkar terdekat lokasi tambang atau ring satu.
“Pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, gula darah, hingga pemantauan gangguan saluran pernapasan akibat debu tambang,” jelasnya.
Pihaknya merencanakan untuk ke depannya, PPTS berkomitmen memperluas jangkauan bantuan ke desa-desa lain di Paseh maupun wilayah tambang di Cimalaka. Hal itu agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekaligus mempererat hubungan harmonis antara pengusaha, pemerintah, dan warga sekitar.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan PPM, Aldi Ahmad yang juga mewakili perusahaan Trijaya Persada Nusantara, mengaku bersyukur atas terselenggaranya acara dimaksud. “Alhamdulillah, terimakasih atas kerjasamanya dari para pengusaha, yang terdiri dari kurang lebih 9 perusahaan tambang, hingga bakti sosial atau program ini terselenggara dengan lancar dan tepat sasaran,” ujarnya. (tri)




