RADARSUMEDANG.id, WADO – Kehadiran Jembatan Gantung Perintis Garuda Tahap V di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, mulai membuka peluang baru bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
Jembatan yang menghubungkan Desa Wado, Sukapura, dan Cisurat itu diharapkan tidak hanya menjadi jalur penghubung, tetapi juga memperkuat mobilitas warga di tiga desa.
Jembatan yang membentang di atas Sungai Cimanuk tersebut resmi digunakan setelah diresmikan Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh. Kusuma Ardianto, Rabu (7/10).
Menurut Kusuma, manfaat jembatan mulai terlihat dari meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. Sejumlah warga bahkan mulai memanfaatkannya untuk berjualan.
“Sekarang saja sudah terasa dampaknya. Kita lihat ibu-ibu bisa berjualan dan banyak pengunjungnya,” ujar Kusuma.
Ia mengatakan, pembangunan jembatan merupakan bagian dari program Satgas Jembatan yang dilaksanakan setelah adanya perintah Presiden kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).
Pembangunan akses tersebut menjadi bagian dari upaya membuka konektivitas masyarakat di wilayah yang membutuhkan sarana penghubung.
“Perhatian pemerintah atau Presiden tidak hanya terhadap pendidikan, kesehatan maupun gizi, tetapi yang paling penting juga adalah akses,” katanya.
Dengan adanya jembatan, mobilitas masyarakat dari tiga desa diharapkan menjadi lebih mudah. Akses tersebut juga berpotensi mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, serta aktivitas sosial warga yang sebelumnya terkendala kondisi geografis.
Namun, Kusuma mengingatkan masyarakat agar manfaat jembatan dapat dipertahankan dalam jangka panjang. Warga diminta ikut menjaga fasilitas tersebut, termasuk mematuhi batas kapasitas yang telah ditentukan.
“Jembatan yang kita bangun adalah milik kita. Harus kita jaga dan kita pelihara supaya berguna dan bertahan lama masa pemakaiannya,” tegasnya.
Ia juga meminta warga tidak mengabaikan ketentuan keselamatan saat melintas.
“Ikuti aturan yang tertulis, jangan melebihi kapasitas. Apabila harus tiga orang, ikuti supaya aman,” ujarnya.
Jembatan tersebut diharapkan menjadi lebih dari sekadar infrastruktur penghubung. Dengan akses yang semakin terbuka, masyarakat Desa Wado, Sukapura, dan Cisurat memiliki peluang lebih besar untuk memperluas aktivitas ekonomi dan mempercepat mobilitas antarwilayah. (gun)







