RADARSUMEDANG.id, KABUPATEN BANDUNG – Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandung mengamankan dua pria setelah hasil tes urine menunjukkan positif benzodiazepine dalam razia narkoba di Kampung Bojongsereh, Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Sabtu (17/10/2026) malam.
Kedua pria tersebut masing-masing berinisial FMP (16), warga Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, dan RI (27), warga Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.
Tes urine dilakukan secara acak terhadap 10 pria yang berada di sekitar lokasi sasaran. Dari pemeriksaan tersebut, dua orang mendapatkan hasil positif benzodiazepine, yakni golongan obat yang memiliki efek menenangkan dan digunakan untuk kepentingan medis tertentu.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Tri Suhartanto mengatakan, kedua pria tersebut dibawa ke Markas Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Dua orang yang terbukti positif Benzodiazepine langsung dibawa ke Mako Satresnarkoba Polresta Bandung untuk pendataan, pemeriksaan intensif, serta pengembangan guna mengetahui asal-usul obat terlarang tersebut,” kata Tri, Minggu (18/10/2026).
Razia tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Penegakan Hukum Narkoba yang dimulai sekitar pukul 22.00 WIB.
“Operasi itu dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Bandung,” ujar dia.
Pelaksanaan razia dipimpin Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandung Kompol Made Putra Yudistira. Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari Sat Samapta, Propam, BNNK Kota Cimahi, Satpol PP Kabupaten Bandung, serta Kodim 0624/Kabupaten Bandung.
Tri menegaskan, kepolisian akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Bandung. Kegiatan KRYD Gakkum Narkoba ini merupakan langkah tegas sekaligus tindakan preventif untuk memastikan lingkungan masyarakat tetap aman dan bersih dari narkoba,” ujarnya.
Pihaknya mengatakan, seluruh rangkaian razia berlangsung aman dan kondusif. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pria tersebut untuk mendalami temuan hasil tes urine.
“Hasil tes urine positif benzodiazepine sendiri belum otomatis membuktikan seseorang melakukan tindak pidana narkotika. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan penggunaan obat, legalitas resep jika ada, serta kemungkinan pelanggaran hukum yang berkaitan dengan temuan tersebut,” ungkap dia. (kus)





