KOTA, RADARSUMEDANG.ID–Dalam audiensi Zoom Meeting antara Dewan Pendidikan Kabupaten Sumedang (DPKS) dengan Forum Kepsek Plt yang difasilitasi Disdik Sumedang pada Selasa (6/7/2021), Ketua Forum Kepsek Plt Surna yang juga Plt Kepala SMPN 1 Jatinangor meminta kepastian jenjang karir para Plt Kepsek hingga bisa diangkat menjadi kepala definitif.
“Karena para Kepsek Plt di SMP sendiri ada 10 orang seluruhnya sudah memenuhi syarat definitif seperti sudah diklat, memiliki NUKS dan memiliki sertifikat terregistrasi, sudah diklat PPCKS, dll,” kata Surna.
Forum Kepsek Plt juga meminta agar jarak dari rumah ke sekolah ikut diperhatikan pula dalam pengangkatan kepala definitif. “Jangan sampai karena jarak yang tidak sesuai menurunkan kinerja kepala sekolah yang besangkutan karena kelelahan di jalan,” pintanya.
Surna mewakili kepsek Plt SMP lainnya, meminta dalam pengangkatan kepala definitif disertai nota dinas yang jelas sebagai pegangan. “Kami juga berharap ada semacam kejelasan rekomendasi yang sudah dilaksanakan sampai sejauh mana hingga saat ini,” tandasnya lagi.
Hal senada juga disampaikan perwakilan forum Kepsek Plt lainnya yakni Yaya dari Kepala SMPN 1 Surian yang meminta para kepala plt SMP bisa diangkat menjadi kepala definitif demi kejelasan jenjang karir yang sudah menjadi Plt selama 1,5 tahun.
“Meminta agar para kepala Plt SMP yang memasuki masa usia kritis (56 tahun) tidak dicoret atau bahkan digantikan oleh para calon kepala SMP yang baru. Tetapi setidaknya bisa menjadi kepala Plt saja,” kata Yaya.
Dalam zoom meeting itu pula Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Dr Dian Sukmara, MPd yang memfasilitasi audiensi berharap bisa menyikapi permasalahan lebih dari 13 orang kepsek Plt, yang sebagian besar sudah menjadi Plt selama 1,5 tahun.
“Dengan audiensi ini diharapkan pula bisa memberikan solusi terbaik, karena selama ini kelamaan kontraproduktif dengan janji politik diantaranya kepastian karier dan aparatur profesional. Terlebih Kabupaten Sumedang sudah berkomitmen adanya kepastian karier dan aparatur yang profesional sesuai visi Sumedang SIMPATI. Bahkan Pak Bupati selalu menegaskan tidak ada jual beli jabatan,” tadasnya. (*/rik)





