RADARSUMEDANG.ID – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan, mulai bulan Februari tahun ini para pimpinan OPD dan Camat diminta untuk fokus bekerja di lapangan dan tidak banyak dilibatkan dalam rapat-rapat di kabupaten.
“SKPD dan Camat harus fokus di lapangan masing-masing. Insyaallah nanti tidak akan banyak lagi rapat di Kabupaten, tapi evaluasinya per minggu lewat para Asda,” tegas Bupati Dony.
Hal itu dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja dan menuntaskan berbagai pekerjaan rumah agar indikator kinerja bisa tercapai, bahkan terlampaui.
“Silakan banyak di lapangan, (aplikasi) Si Jagur-nya diaktifkan. Kalaupun rapat-rapat, hemat saya itu sifatnya sangat penting lewat zoom atau jika penting sekali, banyak materinya supaya sekali tuntas,” ujarnya.
Dirinya juga meminta kepada para pejabat eselon agar memahami Perjanjian Kinerja (PK) yang telah ditandangani di Gedung Kesenian Geo Theater Rancakalong, tidak hanya sebatas formalitas saja. Akan tetapi dijiwai, dihayati dan benar benar bisa memandu dalam nelakukan pekerjaan.
“Tidak ada kegiatan yang sifatnya rutinitas ataupun formalitas yang hanya menggugurkan kewajiban saja, tetapi harus bisa memberikan efek psikologis bahwa kita sudah berjanji mencapai target-target kinerja tadi,” tukasnya.
Selain itu dirinya juga mengajak untuk merealisasikan dan mengerahkan seluruh potensi yang dimiliki untuk bersama-sama mencapai target tersebut. Terlebih penjiwaan Bupati, Wabup dan Sekda harus sama dengan penjiwaan para kepala SKPD dan Camat. Begitu pula penjiwaan para kepala SKPD dan Camat atas PK ini, harus sama dengan penjiwaan anak buahnya masing-masing.
Lebih lanjut ia menyampaikan, Tahun 2023 sebagai tahun akhir kepemimpinannya menjadi tahun pertaruhan bagi seluruh jajaran Pemkab Sumedang untuk mencurahkan segenap tenaga dan pikiran yang dimiliki guna mencapai target kinerja, bahkan melampauinya.
“Kalau diibaratkan marathon, ini lap terakhir kita. Berarti kita harus bisa mencurahkan, mengekspresikan dan mengaktualisasikan. Tidak hanya mencapai target kinerja, tapi harus bisa melampaui target kinerja. Oleh karena itulah, target kinerja kita progresif. Maka bekerja kita pun harus progresif, ‘extra effort’ bahkan harus extraordinary dalam menjalankannya,” katanya. (jim)







