BERITA SINGKAT
- Wabup Subang tegaskan Bajidor sebagai warisan budaya tak benda sejak 2019.
- Hal itu disampaikan dalam gelaran Barung Bajidor di Alun-alun Subang.
- Kesenian Bajidor dinilai penting untuk dilestarikan generasi muda.
- Kegiatan juga mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha kecil.
- Pemerintah berharap hiburan rakyat merata di seluruh wilayah Subang.
SUBANG – Wakil Bupati Subang Agus Masykur menegaskan bahwa kesenian Bajidor merupakan salah satu warisan budaya tak benda Kabupaten Subang yang telah ditetapkan sejak tahun 2019.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri gelaran hiburan rakyat Barung Bajidor di Alun-alun Subang pada Rabu (15/4/2026) malam.
“Perlu diketahui bersama, penetapan seni Bajidor ini melalui sidang warisan budaya tak benda Indonesia di tahun 2019 lalu,” ujarnya.
Ia menegaskan, kesenian Bajidor sebagai budaya lokal perlu dijaga, dirawat, dan dikenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Menurutnya, upaya pelestarian dapat dilakukan dengan cara mempelajari dan mempraktikkan kesenian tersebut, seperti melalui gelaran Barung Bajidor yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang.
“Hari jadi Kabupaten Subang adalah milik seluruh masyarakat. Ini adalah waktu kita untuk bergembira bersama, mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah yang kita cintai ini,” ungkapnya.
Selain sebagai ajang hiburan, kegiatan tersebut juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang.
“Ke depan, saya berharap hiburan seperti ini bisa dihadirkan secara merata di berbagai wilayah Subang, tidak hanya terpusat di perkotaan, agar seluruh masyarakat dapat merasakan kemeriahannya,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menikmati kegiatan dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan agar acara berjalan lancar.
“Semoga kegiatan ini memberikan kebahagiaan dan hiburan serta membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” katanya.
Agus turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang.
Gelaran Barung Bajidor sendiri diikuti oleh sejumlah grup kesenian, di antaranya Casdi Grup, Giri Loka Penclon Pamungkas Grup, dan Kartiwa Grup.
(Anr)







