Dishub Sumedang Siapkan Pemasangan 341 Titik PJU, Jatinangor Jadi Prioritas

oleh
Petugas dari UPTD PJU Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang saat melakukan pemeliharaan PJU di ruas jalan protokol di Sumedang kota dengan bantuan armada crane milik Dishub.

BERITA SINGKAT

  • Dishub Sumedang akan memasang 341 titik PJU di 26 kecamatan mulai Juli 2026.
  • Program dilakukan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di malam hari.
  • Kawasan Jatinangor menjadi prioritas dengan rencana pemasangan 100 titik PJU.
  • Proses pengadaan dan administrasi ditargetkan rampung akhir Juni 2026.
  • Keluhan lampu jalan mati di Cadas Pangeran dan jalur Paniis menjadi perhatian Dishub.

RADARSUMEDANG.id, KOTA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang memastikan akan memasang ratusan titik Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai wilayah Kabupaten Sumedang pada awal Juli 2026 mendatang.

Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di malam hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang, Herman Suwandi mengatakan, pada tahun 2026 ini pihaknya telah merencanakan pemasangan sebanyak 341 titik PJU yang tersebar di 26 kecamatan di wilayah Kabupaten Sumedang.

Menurut Herman, Kecamatan Jatinangor menjadi salah satu wilayah prioritas dalam program pemasangan PJU tahun ini. Pasalnya, kawasan Jatinangor dinilai memiliki aktivitas masyarakat yang cukup tinggi, terutama sebagai kawasan pendidikan dan permukiman padat penduduk.

“Sebagaimana arahan Pak Bupati, khusus untuk kawasan Jatinangor direncanakan sebanyak 100 titik PJU. Saat ini masih dalam tahap perencanaan teknis melalui konsultan,” kata Herman kepada Radar Sumedang di PPS, belum lama ini.

Setelah proses perencanaan teknis selesai, tahapan berikutnya adalah pengadaan barang dan jasa sebelum akhirnya dilakukan pemasangan di lapangan. Dishub menargetkan seluruh proses administrasi dan pengadaan dapat rampung pada akhir Juni 2026.

“Targetnya akhir Juni selesai, sehingga pada bulan Juli seluruh titik yang sudah direncanakan bisa langsung dilakukan pemasangan PJU,” ujarnya.

Herman mengakui, kebutuhan dan ekspektasi masyarakat terhadap keberadaan PJU saat ini cukup tinggi. Penerangan jalan dinilai sangat penting untuk menunjang keselamatan pengguna jalan sekaligus meminimalisasi potensi tindak kriminalitas di malam hari.

Ia mengaku rutin memantau berbagai laporan masyarakat, termasuk melalui media sosial, terkait kondisi lampu jalan yang mengalami kerusakan ataupun mati di sejumlah titik.

Menurutnya, setiap laporan yang masuk akan langsung ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

Dengan adanya program tersebut, Dishub berharap akses jalan di seluruh wilayah Kabupaten Sumedang menjadi lebih terang, aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya saat malam hari.

“Keluhan masyarakat paling sering kami terima terkait PJU mati di kawasan Cadas Pangeran dan jalur Paniis arah Subang di wilayah Kecamatan Tanjungmedar. Itu menjadi perhatian kami untuk segera dilakukan penanganan,” jelas Herman.

(jim)

No More Posts Available.

No more pages to load.