RADARSUMEDANG.id, KOTA – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kado istimewa bagi keluarga besar SMA IT Insan Sejahtera Sumedang. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai kegiatan peringatan, tetapi juga melalui karya nyata para siswa dengan menorehkan sederet prestasi di akademik tingkat nasional maupun nonakademik.
Berbagai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kemerdekaan bagi generasi muda dapat dimaknai sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, berkompetisi, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi bangsa.
Kepala SMA IT Insan Sejahtera Sumedang Hamidan, S.Si., Gr mengatakan, prestasi yang diraih siswa menjadi kebanggaan sekaligus refleksi dari proses pendidikan yang selama ini dibangun sekolah. Menurutnya, kemerdekaan harus dimaknai secara luas, salah satunya dengan memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan potensi dan berani berkompetisi.
“Momentum kemerdekaan ini menjadi pengingat bagi kita bahwa siswa harus mampu mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. Prestasi yang mereka raih merupakan salah satu bentuk kontribusi generasi muda untuk bangsa,” ujarnya.
Hamidan menilai, deretan prestasi tersebut tidak lahir secara instan. Ada proses panjang yang melibatkan ketekunan siswa, dukungan orang tua, pendampingan guru, serta lingkungan sekolah yang mendorong siswa untuk terus berkembang.
Salah satu prestasi membanggakan datang dari Sharla Aqila Martija Fatihah, siswa kelas 12.3. Dalam ajang KOMPAS 2026 tingkat nasional, Sharla berhasil meraih dua medali perak masing-masing pada bidang Bahasa Indonesia dan Sosiologi.
Prestasinya berlanjut pada Olimpiade Sains Siswa Nasional (OSSN) 2026. Sharla kembali meraih dua medali perak pada bidang Akuntansi dan Bahasa Indonesia serta medali perunggu bidang Sosiologi.
Prestasi gemilang juga ditorehkan Indah Mayang Sari dari kelas 12.3. Ia berhasil mengoleksi sembilan capaian dalam berbagai kompetisi tingkat nasional. Raihan tersebut meliputi medali perak NSMAO 2026 bidang Sosiologi, medali perak Ramadhan Competition Indonesia (RCI) bidang Sejarah Kebudayaan Islam, serta medali perunggu OSSN 2026 bidang PKN.
Indah juga meraih medali perak Indonesian Student Science Competition (ISSC) bidang Sosiologi, medali perak OLIMNUS bidang PKN, medali perak KSPI bidang Sosiologi, medali perunggu NOSeC bidang PKN, serta dua medali dalam OPSI 2026, yakni emas bidang Bahasa Indonesia dan perak bidang PKN.
Sementara itu, Mochammad Ustman Abdul Fatah, siswa kelas 12.3, berhasil meraih medali emas bidang Ekonomi dalam Kompetisi Sains Siswa Nasional (KSSN) 2026 tingkat SMA/SMK.
Prestasi di bidang Ekonomi juga ditorehkan Azwa Rizqy Ramadhani, siswa kelas 12.3. Ia berhasil meraih medali emas dalam dua ajang nasional, yakni Olimpiade Pelajar Sains Indonesia (OPSI) dan KSSN.
Tak kalah membanggakan, siswa kelas 10 juga mulai menunjukkan kiprahnya dalam berbagai kompetisi. Achmad Baim Rezky Putra Wahyudi dari kelas 10.1 berhasil meraih medali perak dan emas dalam ajang OMPASA dan KSSN pada sejumlah bidang, di antaranya Sejarah, Biologi, Bahasa Inggris, Kedokteran, dan Bahasa Indonesia.
Capaian serupa diraih Lutfi Sakhi Zaidan, siswa kelas 10.1. Dalam ajang OMPASA, Lutfi meraih medali perunggu bidang Sejarah dan Biologi serta medali perak bidang Kedokteran. Sementara dalam KSSN, ia memperoleh medali perak bidang Sejarah dan Biologi serta medali perunggu bidang Matematika, Kedokteran, dan Fisika.
Tak hanya akademik, SMA IT Insan Sejahtera juga mencatat prestasi di bidang pengembangan karakter dan olahraga.
Pada momentum Hari Pramuka ke-65, Aria Nugraha Fajar Sidik dari kelas 12.2 berhasil dikukuhkan sebagai Pramuka Garuda di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Kecamatan Sukasari, Sumedang. Predikat tersebut merupakan salah satu pencapaian tertinggi dalam Gerakan Pramuka yang mencerminkan kedisiplinan, kepemimpinan, ketangguhan, dan pengabdian.
Sementara di bidang olahraga, Rayifa Arkalea dari kelas 10.2 berhasil memborong lima medali dalam Kejuaraan Renang Skyward Grand Prix Series 3 Sumedang. Ia meraih dua medali emas pada nomor 50 meter dan 100 meter gaya dada, serta tiga medali perunggu pada nomor 25 meter gaya bebas fins, 50 meter gaya kupu-kupu, dan 50 meter gaya bebas fins.
Pembina Yayasan Mitra Insan Sejahtera Sumedang Hj. Yani Citraeni, S.E., M.Pd mengatakan, sederet prestasi tersebut menjadi kado terindah bagi sekolah dan yayasan pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Prestasi anak-anak ini menjadi kebanggaan bersama. Ini adalah hasil dari kerja keras siswa, guru, orang tua, dan seluruh keluarga besar sekolah yang terus memberikan dukungan,” tuturnya.
Umi Yani, sapaannya, menegaskan, yayasan akan terus mendorong SMA IT Insan Sejahtera menjadi lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan siswa untuk berkontribusi di tengah masyarakat.
Menurut Umi Yani, keberhasilan siswa tidak semata-mata diukur dari banyaknya medali yang dikumpulkan. Yang lebih penting adalah terbentuknya pribadi yang memiliki semangat belajar, percaya diri, berintegritas, dan mampu menggunakan ilmunya untuk memberikan manfaat.
“Harapannya, prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya. Jangan takut mencoba, jangan takut gagal, dan terus berproses. Karena setiap pencapaian selalu dimulai dari keberanian untuk melangkah,” katanya.(rik)






